Category: Wawasan


Buang air besar (qodhoul hajjah) adalah ungkapan untuk sebuah keadaan yang tak pantas (buruk) diperbincangkan dalam forum terhormat. Namun siapa sangka, bahwa B.A.B mempunyai hikmah yang berkaitan erat dengan konsep terbaik dalam bersedekah.

Dalam kenyataannya kebanyakan dari kita termasuk saya belum  mengerti hikmah yang terkandung dalam B.A.B. sampai saya mendengar penjelasan dari guru saya di pesantren. Setidaknya ada dua poin yang dapat saya simpulkan dari keterangan guru saya;

1. Tidak membahas/membicarakannya pada orang lain.

Sudah umum bagi kita bahwa membicarakan/menceritakan B.A.B. pada orang lain adalah hal yang ‘tabu’ atau tidak pantas. Ambil contoh, ketika kita memohon izin pada guru untuk memenuhi hajat (B.A.B) kita akan mengatakan, “maaf pak! saya izin ingin ke ‘belakang’“. Kata belakang merupakan pengganti dari kata (maaf) berak/BAB. Kenapa harus mengganti kata berak menjadi ke belakang? Alasannya jelas, yakni Read More…

Iklan

haji mubarak

Bulan Dzulhijjah merupakan bulan bersejarah bagi umat islam, karena umat islam menggunakan momen tersebut untuk menyempurnakan rukun iman yakni dengan melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji merupakan ritual keagamaan yang mengajarkan persamaan derajat umat manusia. Dengannya, Islam tampak sebagai agama yang tidak membeda-bedakan umat manusia dari segala status sosial, warna kulit dan ras bangsa. Semuia melaksanakan ibdah yang sama dengan pakaian yang sama pula.

Secara sosial haji merupakan simbol kolaborasi tertinggi yaitu pertemuan pada skala tertinggi dimana umat Islam sedunia melaksanakan langkah yang sama dengan landasan prinsip yang sama pula.

IDUL ADHA

Selain ibadah haji, pada bulan ini islam juga merayakan salah satu hari bersejarah, idul adha. Pada hari itu umat islam dianjurkan untuk sholat sunnah dua rokaat serta menyembelih korban bagi yan mampu. Anjuran menyembelih korban tak lepas dari peristiwa dramatis yang dialami oleh dua insan mulia, Ibrahim as. dan Ismail as.

Idul Adha berasal dari kata ‘udlhiyyah’ yang berarti ‘hewan kurban’. Pada hari itu, umat islam dianjurkan menyembelih hewan kurban dan nantinya akan dibagikan pada kaum dlu’afa. Read More…

campioni
ah, lega rasanya. Sebagai fans AC Milan, penantian tujuh tahun adalah waktu yang cukup lama untuk gelar juara Serie A Italia. Apalagi tetangga dekat mendominasi jalannya kompetisi dalam setengah dekade. Tapi penantian panjang itu berakhir Minggu (8/5) dinihari WIB saat AC Milan meraih gelar ke-18 mereka di Serie A dengan mengumpulkan satu poin yang mereka butuhkan dalam lawatan ke Roma sekaligus memupus harapan Inter Milan untuk mengejar perolehan poin Milan.

PEKAN DEMI PEKAN

Perjalanan Milan musim ini tak bisa dibilang mudah. Milan memulai musin ini dengan terlambat. Dengan ‘hanya’ mengumpulkan sepasang kemenangan dan sepasang seri serta sekali kalah, Milan terpaksa berada di posisi ke-5 klasemen pada giornata 5 di bulan September.

Namun pada bulan berikutnya Milan mulai merangsek ke papan atas. Pada bulan yang menjadi bulan terbaik Lazio yang secara mengejutkan tampil impresif ini, Milan berhasil mengumpulkan empat kemenangan dan satu seri dan berhak duduk di peringkat ke-3 klasemen.

Tren positif Milan berlanjut pada bulan November. Read More…

Di suatu sudut serambi masjid, terlihat seorang santri beralaskan sorban hitam bergaris putih putih dengan kopiah putih menempel di kepalanya. Ia memegang kitab kecil seukuran buku saku yang kertasnya berwarna kuning. Kepalanya menghadap keatas dengan mata terpejam, sesekali ia turunkan pandangannya kearah kitab kecil di tangan kanannya.

Dahinya mengerut, menandakan keseriuasan mendalam. Seolah ada suatu memori yang coba ia putar didalm batok kepalanya. Mulutnya pun tak berhenti bergerak. Apa yang sebenarnya yang ia lakukan? Ia sedang menghafalkan bait demi bait dari kitab: “ALFIYAH” YANG BERJUMLAH 1002 bait.

Dalam literatur pesantren di Indonesia, sudah tak asing lagi bahkan hampir seluruh pesantren menyertakan alfiyah sebagai salah satu pelajaran wajib dan menjadi tolak ukur sejauh mana kepandaian seorang santri dalam ilmu gramatikal arab.

Karya monumental ini dikarang oleh Read More…

KEGILAAN ‘MUSE’

Berawal dari keranjingan ‘ngopi’ di salah satu sudut PP. Alfalah Ploso Kediri (pondok penulis) yang acapkali memperdengarakan hentakan alunan musik yang lumayan ‘atos’ (baca:keras), mulai dari band Linkin Park, Avenged, System of Down, Muse, dan lain sebagainya muncul niat untuk mencari profil dan fakta-fakta menarik dari beberapa band diatas.

Kali ini Muse mendapat giliran pertama saya tulis (yang lain sabar yaa…!!!).

PROFIL

Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan.

Anggota band ini terdiri dari tiga orang;
1. Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis)

Read More…

Kurang percaya diri (PD) tampaknya merupakan penyakit psikis yang umum bagi remaja, bahkan orang dewasa sekalipun. Sebagai bukti adalah banyaknya kursi yang melompong ketika ada seminar atau pertemuan besar lainnya. Peserta yang datang lebih awal kurang PD untuk sekedar dudukdi barisan paling depan.Aneh bukan?

Membina timbulnya rasa percaya diri mungkin sulit. Saya saja meski sering melakukan presentase(gak sombong lho…!!!) di depan umum, masih sering kehilangan percaya diri. Sebenarnya cara menghilangkan rasa tidak PD cukupmudah. Namun tak semua orang dapat secara mudah dapat merealisasikannya.

Awalnya, mulailah dengan menyatukan hati (niat) dan perbuatan. Artinya, jika hati anda ingin sesuatu, maka turutilah dengan perbuatan yang mendukung selama tidak menyalahi norma-norma adat dan agama. Read More…


Salah satu ajaran syariat Rasululllah SAW. yang sangat ditekankan ialah sholat berjama’ah. Yakni pelaksanaan sholat secara bersamaan, tidak secara individual atau terpisah belah. Hukum pelaksanaan berjamaah dalam lima sholat fardlu ialah sunnah muakkad, yakni merupakan perilaku Rasulullah yang sering beliau lakukan dan anjurkan untuk diikuti oleh umatnya. Bahkan, sebagian versi ulama menyatakan bahwa hukum pelaksanaan sholat berjama’ah adalah fardlu kifayah, artinya di setiap kampung atau daerah wajib diadakan sholat berjama’ah sebagai syiar islam, sebagai identitas islam yang menggema ke seluruh penjuru cakrawala.

Dalam kaitannya sebagai ibadah maupun dalam hubungan sosial kemasyarakatan, sholat berjamaah mempunyai manfaat yang luar biasa besar. Salah satunya ialah Read More…


Semakin disadari, tantangan dunia islam khususnya dunia pesantren semakin besar dan berat di masa kini dan mendatang. Paradigma “Mempertahankan warisan lama yang masih relevan dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik” benar-benar penting untuk ditinjau ulang.

Mengapa demikian? Pertama, dunia pesantren tidak bisa hanya mempertahahnkan tradisi lama belaka terus menerus. Sebab, tradisi lama tak mesti selalu bisa relevan dengan masa kini. Perlu kita acungkan dua jempol untuk para pemikir islam, karena pada “masa kejayaannya” telah berhasil menggurat tinta emas di pelbagai bidang pemikiran.

Namun generasi sekarang (terutama insan pesantren) tak bisa terus menerus selalu bermakmum pada mereka. Para pemikir itu, adalah anak zaman yang mengerahkan segenap daya ciptanya guna mencerahi zaman mereka. masih relevankah pencerahan mereka jika kita hubungkan dengan kekinian kita? Pertanyaan ini tak bisa dijawab seenaknya saja.

Kedua, hal yang tak kalah penting untuk direnungkan dalam “mengambila hal terbaru yang lebih baik” adalah dengan merangkai secara cerdas problem kekinian kita dengan pendekatan-pendekatan kontemporer.

Tak bisa ditepis bahwa modernitas telah “menawarkan” kita pada banyak hal untuk dipikirkan dan direnungkan, terutama bagi insan-insan pesantren. Arek-arek Read More…


Ilmu Pendidikan mendapat porsi yang signifikan dalam dunia islam. Dengannya, manusia dibedakan dengan makhluk hidup lainnya. Bahkan ketika Allah menciptakan Adam AS., Allah sekaligus telah membekalinya dengan ilmu pengetahuan.

Dalam surat al-Baqarah : 31 Allah berfirman: Wa ‘allama aadama al-asmaa’a kullahaa. Konklusi (kesimpulan,pen) dari ayat tersebut diatas ialah Allah telah memberikan kemampuan pada manusia (Adam dan keturunannya) untuk dapat memberi nama pada benda-benda sekaligus sifat-sifat, hukum timbal balik, serta tabiatnya, termasuk juga dzat Allah SWT.

Alhasil, pengetahuan diturunkan Allah sebagai bekal manusia dalam rangka memikul amanah sebagai kahlifah di bumi. Kondisi tersebut menuntut manusia untuk dapat menguasai ilmu syar’iyah dan ‘aqliyah, juga yang tak kalah penting yaitu pengamalan yang utuh dalam bentuk tranformasi-moralitas.

Terkait dengan itu, metode ta’lim wa ta’allum (belajar-mengajar, pen) yang tepat harus bermuara kepada aktivitas yang sarat dengan nilai-nilai kependidikan, yakni ilmu dan amal utnutk dikembangkan sekaligus. Read More…

Apa sih, kaidah fiqh itu? Seberapa penting kita harus mempelajarinya? Dan manfaat apa yang kita peroleh darinya? Pertanyaan itulah yang pertama kali muncul ketika saya mulai menginjak jenjang pendidikan akhir Madrasah Riyadlotul ‘Uqul (MISRIU) PONPES. Al-Falah Ploso Kediri.

Mengutip ungkapan dari Dr. Musthofa al-Zarqa’ (w.1357 H.) dalam kitab al-Madkhal al-Fiqh: “Andaikata kaidah fiqh tidak ada, maka hukum-hukum fiqh akan tetap menjadi ceceran-ceceran hukum yang secara lahir saling bertentangan satu sama lain.”

Benar juga! Jika kita terus-menerus berkutat mempelajari hukum-hukum fiqh secara parsial (furu’), maka kita akan sering dibuat bingung menghadapapi persoalan-persoalan yang berkarakter sama dengan ketentuan hukum berbeda.

Meski telah banyak biaya yang dikeluarkan dan menghabiskan waktu sebanyak-banyaknya dan kita masih saja bertahan dengan mempelajari hukum secara parsial-partikular tanpa disertai dengan prinsip-prinsip dasar, maka yang dapat kita kuasai hanyalah sebatas hukum yang kita pelajari, smentara diluar itu kita tak mampu mengetahuinya.

Oleh sebab itulah kaidah fiqh hadir guna mengurai nilai-nilai esensial syariat dengan lugas, logis dan rasional, sehingga yang kita sangka dulunya sebagai kontradiksi akan sirna seiring kita memahami konsepsi kaidah fiqh tersebut.

Dengan memahaminya kita akan lebih mudah mengetahui hakikat fiqh, dasar hukumnya, landasan pemikirannya,dan rahasia-rahasia di dalamnya. Selain itu, kita akan mudah mengetahui pemecahan masalah-masalah fiqh dengannya, yang mana hukum-hukum tersebut belum tercantum dalam kitab-kitab fiqh konvensional.

Dalam tulisan kali ini saya lebih menitikberatkan keterangan yang ada dalam syair “al-Faroid al-Bahiyyah” yang merupakan kitab panduan dalam pesantren saya guna mempelajari kaidah fiqh. Read More…