campioni
ah, lega rasanya. Sebagai fans AC Milan, penantian tujuh tahun adalah waktu yang cukup lama untuk gelar juara Serie A Italia. Apalagi tetangga dekat mendominasi jalannya kompetisi dalam setengah dekade. Tapi penantian panjang itu berakhir Minggu (8/5) dinihari WIB saat AC Milan meraih gelar ke-18 mereka di Serie A dengan mengumpulkan satu poin yang mereka butuhkan dalam lawatan ke Roma sekaligus memupus harapan Inter Milan untuk mengejar perolehan poin Milan.

PEKAN DEMI PEKAN

Perjalanan Milan musim ini tak bisa dibilang mudah. Milan memulai musin ini dengan terlambat. Dengan ‘hanya’ mengumpulkan sepasang kemenangan dan sepasang seri serta sekali kalah, Milan terpaksa berada di posisi ke-5 klasemen pada giornata 5 di bulan September.

Namun pada bulan berikutnya Milan mulai merangsek ke papan atas. Pada bulan yang menjadi bulan terbaik Lazio yang secara mengejutkan tampil impresif ini, Milan berhasil mengumpulkan empat kemenangan dan satu seri dan berhak duduk di peringkat ke-3 klasemen.

Tren positif Milan berlanjut pada bulan November. Dimulai dari kemenangan 3-2 atas Bari, pada pekan-pekan selanjutnya Milan berhasil mengumpulkan poin demi poin. Alhasil, catatan 4 kemenangan dan 1 seri menempatkan mereka pada posisi teratas. Pencapaian tersebut juga ‘terbantu’ oleh mulai buruknya performa Lazio yang sapertinya mulai kehabisan bahan bakar. Inter? Pada bulan inilah para Interisti mulai ragu oleh kapasitas Rafa Benitez. Praktis pada pekan-pekan selanjutnya Milan hanya menjumpai kerikil-kerikil kecil yang tak membuat mereka beranjak dari capolista.

Banyak yang setuju bahwa pencapaian Milan musim ini tak lepas dari keberhasilan mereka mengalahkan dua pesaing berat mereka, Inter dan Napoli. Napoli harus mengakui kehebatan Milan dengan hasil 1-2 dan 0-3. Inter juga senasib dengan Napoli. Derby Della Madonina tahun ini jadi milik AC Milan setelah berhasil menghempaskan saudara mudanya dengan skor 1-0 dan 3-0.

KEBIJAKAN TRANSFER

max
Manajemen Milan seperti telah diisukan sebelumnya merekrut pelatih yang sama sekali belum punya pengalaman melatih klub besar sekaliber Milan. Max Allegri diangkat sebagai suksesor Leonardo yang telah dianggap gagal dalam memimpin Milan Musim sebelumnya. Tak sedikit dari para Milanisti meragukan kapasitas mantan pelatih Cagliari ini. Faktanya Allegri mampu menjawab keraguan publik dengan merengkuh gelar juara serie A di musim debutnya.

Par3444334
Skuad yang dimiliki AC Milan mungkin bukanlah yang terbaik, terdapat sejumlah wajah pahlawan baru yang berhasil membawa gelar ke-18 Serie A. Marcello Lippi dan Fabio Capello sepakat bahwa transfer Milan musim ini adalah yang terbaik. Pada awal musim, Ibrahimovic, Robinho dan Kevin Prince Boateng didatangkan guna menyegarkan ‘skuad usang’ Milan.

debut-cassano
Transfer hebat Milan berlanjut pada jeda musim bulan Januari. Badai cedera yang dialami pemain Milan seperti Filippo Inzaghi, Andrea Pirlo dan Massimo Ambrosini membuat manajemen Milan melakukan langkah tepat. Antonio Cassano, Mark van Bommel, dan Urby Emanuelson didatangkan guna menambal skuad. Hasilnya, meski tak banyak mencetak gol, Cassano sering menjadi pahlawan Milan dengan gol-gol dan umpan-umpan pentingnya. Van Bommel dan Emanuelson pun demilkian. Selalu tampil all out setiap kali diberi kesempatan oleh pelatih.

Berikut ini catatan kontribusi para ‘Campioni’ AC Milan satu persatu. (sumber: GOAL.com)

PENJAGA GAWANG

CHRISTIAN ABBIATI
abbiati
Jumlah Penampilan: 34
Jumlah Clean Sheet: 17
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.39

Ketika Marco Amelia bergabung, tak sedikit yang memprediksi Abbiati akan kehilangan tempatnya. Namun fakta yang terjadi malah sebaliknya. Kiper berusia 33 tahun itu menunjukkan kelas sebagai salah satu penjaga gawang terbaik Serie A, dengan mengantar skuadnya meraih scudetto dan menjaga gawangnya 17 kali clean sheets. Massimiliano Allegri tak harus mencari penggantinya di musim panas nanti.

Lainnya: Marco Amelia
Jumlah Penampilan: 3, Jumlah Clean Sheet: 1, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.00

LINI BELAKANG

IGNAZIO ABATE
abate
Jumlah Penampilan: 27
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.26

Berposisi awal sebagai gelandang kanan, Abate diposisikan sebagai bek sayap karena minimnya opsi. Tapi pemain ini menunjukkan kapabilitas untuk beradaptasi dengan posisi barunya. Dengan seiring berjalannya waktu, penampilannya semakin matang dan lini belakang sebalah kanan AC Milan bisa terjamin.

LUCA ANTONINI
Luca-Antonini-300x198
Jumlah Penampilan: 22
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 5.89

Penampilan Antonini kurang memuaskan di musim ini. Seiring kembalinya Gianluca Zambrotta, kesempatannya tampil juga semakin minim. Dengan level performanya, AC Milan mungkin harus mencari alternatif lain untuk sektor bek sayap ini.

DANIELE BONERA
bonera
Jumlah Penampilan: 16
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 5.88

Salah satu pemain pelapis yang cukup diandalkan AC Milan jika sedang tidak cedera. Ia bisa menjadi pelapis Alessandro Nesta jika yang bersangkutan cedera, atau menjadi bek sayap jika memang tim membutuhkannya. Namun dengan peranya sebagai figuran, Bonera tak bisa menjamin tempatnya di musim depan akan tetap di AC Milan.

ALESSANDRO NESTA
nesta
Jumlah Penampilan: 26
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.60

Kualitas Alessandro Nesta tak diragukan lagi. Di usia yang terus bertambah, hanya kecepatan saja yang sedikit berkuran. Itu pun hanya sedikit. Tapi pengalaman dan kemampuan membaca permainan membuat Nesta menjadi andalan di sektor belakang AC Milan. Hanya masalah cedera yang mulai memaksa Nesta untuk menahan diri bisa tampil secara rutin. Sejauh ini, tak ada tanda-tanda level penampilannya akan menurun.

THIAGO SILVA
silva1
Jumlah Penampilan: 31
Jumlah Gol: 1
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 7.03

Salah satu pemain terbaik yang didatangkan AC Milan. Bersama Nesta, ia menjadi tandem terbaik di sektor belakang di Serie A Italia musim ini. Thiago Silva sepertinya banyak belajar dari seniornya itu. Di awal karirnya di AC Milan, ia sempat mengaku kekurangan kepercayaan diri, tapi kini ia menjadi batu karang untuk AC Milan. Kemampuannya bermain dari minggu ke minggu, juga kebisaannya bermain di posisi lain, sebagai gelandang bertahan, membuat AC Milan sangat beruntung memilikinya.

MARIO YEPES
yepes
Jumlah Penampilan: 11
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.45

Sempat diragukan fans AC Milan saat didatangkan dari Chievo di bursa transfer musim panas lalu, Mario Yepes membuktikan jika kepercayaan pihak klub terhadapnya tidak salah. Berstatus sebagai pemain pelapis, Yepes menjadikan dirinya sebagai alternatif utama untuk pos bek tengah. Kekurangan Yepes hanya kecepatan dan hal ini terlihat saat AC Milan ditekuk Tottenham Hotspur di San Siro di Liga Champions.

GIANLUCA ZAMBROTTA
zambrotta-milan
Jumlah Penampilan: 14
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.15

Gianluca Zambrotta bisa dibilang sebagai penawar kegalauan Allegri terkait posisi bek sayap kiri. Sejauh ini, ia belum bisa menemukan penampil yang lebih baik dari Zambrotta di skuadnya. Kembalinya pemain veteran AC Milan itu setelah absen karena cedera pun cukup membantu untuk perebutan gelar juara di musim ini. Hebatnya, AC Milan bisa mencatat 12 kemenangan dalam 12 penampilan Zambrotta.

Lainnya:
Marek Jankulovski
Jumlah Penampilan: 5, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 5.83

Nicola Legrottaglie
Jumlah Penampilan: 1, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.00

Massimo Oddo
Jumlah Penampilan: 7, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.21

Sokratis Papastathopoulos
Jumlah Penampilan: 5, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 5.80

LINI TENGAH

MASSIMO AMBROSINI
ambrosini
Jumlah Penampilan: 17
Jumlah Gol: 1
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.47

Masih menjadi salah satu andalan di lini tengah. Jika saja tidak dibebat cedera serius, Ambrosini bisa disebut sebagai salah satu bintang sukses AC Milan musim ini. Karena cedera yang dialaminya itu yang membuat pihak klub mendatangkan Mark Van Bommel. Namun Ambrosini membuktikan jika tenaganya masih dibutuhkan AC Milan, terutama di saat-saat genting. Performa terbaiknya saat menang atas Inter Milan di bulan November. AC Milan sepertinya harus mempertimbangkan ulang untuk tetap mempertahankannya di klub.

KEVIN-PRINCE BOATENG
boateng
Jumlah Penampilan: 25
Jumlah Gol: 3
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.44

Boateng menjadi salah satu pemain yang paling mengejutkan dari pemain baru AC Milan di musim ini. Sebelumnya pengaruhnya di San Siro cukup diragukan, tapi kengototan dalam bermain, juga determinasi tinggi menjadikannya sebagai salah satu pemain paling menakutkan AC Milan di lini tengah. Tak salah bila AC Milan sangat ngotot untuk bisa mendapatkan Boateng secara permanen dari Genoa.

MATHIEU FLAMINI
Mathieu-Flamini415
Jumlah Penampilan: 20
Jumlah Gol: 2
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.23

Penampilannya bisa dibialng tidak mencolok bersama AC Milan musim ini, tapi ia menjadi bagian penting dari skema permainan Allegri di sektor tengah. Dengan absennya pemain tengah sejak awal musim, Flamini pun mendapat beban yang lebih tinggi untuk bisa mengawal sektor tengah. Sejauh ini ia menjalankan tugasnya dengan baik.

GENNARO GATTUSO
gattuso
Jumlah Penampilan: 30
Jumlah Gol: 1
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.52

Masih dengan gaya ngototnya, pemain dengan tipe petarung seperti Gattuso menjadi salah satu kunci AC Milan memenangi persaingan di lini tengah. Gattuso sepertinya ingin membayar kepercayaan di musim lalu yang tak bisa dilakukannya karena masalah cedera. Di musim ini, ia menunjukkan determinasi luar biasa mengawal sektor tengah. Mencetak gol kemenangan Milan atas Juventus.

ANDREA PIRLO
pirlo
Jumlah Penampilan: 16
Jumlah Gol: 1
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.54

Sulit membayangkan AC Milan tanpa Andrea Pirlo di sektor tengah. Tapi musim ini AC Milan memang terlihat lebih banyak tanpanya. Tapi peran Pirlo saat masih belum dibebat cedera serius, yang membuatnya absen empat bulan, patut mendapat kredit tersendiri. Gol ke gawang Parma di bulan Oktober menunjukkan kejeniusan Pirlo.

CLARENCE SEEDORF
Seedorf
Jumlah Penampilan: 28
Jumlah Gol: 3
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.40

Performa Seedorf sempat menurun drastis di akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011. Namun kepercayaan yang terus diberikan Allegri akhirnya bisa dijawabnya dengan sangat baik di momen-momen penting. Seedorf bisa menunjukkan peran sebagai pemain sayap juga penyerang lubang, atau bahkan trequartista. Jelang musim berakhir, kontribusinya semakin nyata untuk semakin mendekatkan AC Milan ke scudetto mereka.

MARK VAN BOMMEL
mark-van-bommel-join-to-ac-milan
Jumlah Penampilan: 13
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.54

Dengan absennya Pirlo, AC Milan menunjuk Van Bommel sebagai punggawa andalan di sektor tengah. Hasilnya bisa ditebak, dengan determinasi dan kemampuannya memimpin sektor tengah AC Milan, tim pun terus bergerak maju dan menguasai klasemen Serie A. Kehadirannya di bulan Januari dinilai sebagai momen yang tepat dan AC Milan membuat keputusan yang benar untuk menghadirkannya di San Siro.

Lainnya:

Urby Emanuelson
Jumlah Penampilan: 7, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.00

Alexander Merkel
Jumlah Penampilan: 6, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.33

Rodney Strasser
Jumlah Penampilan: 3, Jumlah Gol: 1, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.25

LINI DEPAN

ANTONIO CASSANO

Jumlah Penampilan: 16
Jumlah Gol: 4
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.59

Menunjukkan kapabilitasnya sebagai salah satu pemain terbaik Italia saat ini. Ia lebih banyak dibangkucadangkan sejak bergabung di awal Januari, tapi perannya sangat vital. Empat gol dilesakkannya untuk AC Milan di momen-momen penting untuk tetap menjaga kans tim meraih scudetto musim ini.

ZLATAN IBRAHIMOVIC
Ibrahimovic-Tattoo
Jumlah Penampilan: 29
Jumlah Gol: 14
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.89

AC Milan tak bisa meraih gelar juara tanpa dirinya. Sejak berseragam hitam-merah, Zlatan Ibrahimovic sudah menunjukkan pengaruhnya. 14 gol dilesakkan dalam 28 pertandingan, belum assists yang sudah dibuatnya. Ibra juga menjaga rekornya dengan tetap menjadi juara di mana pun ia bermain di Serie A Italia. Blunder yang dibuatnya dalam beberapa minggu terakhir pun bisa dilupakan fans AC Milan dengan trofi juara ini.

ALEXANDRE PATO
Pato
Jumlah Penampilan: 23
Jumlah Gol: 14
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.57

AC Milan memetik buah dari pohon yang ditanam mereka sendiri, yaitu pada Pato. Harapannya, saat mendatangkan pemain asal Brasil itu di tahun 2007, cepat atau lambat mereka bisa meraih scudetto, dan ekspektasi itu terwujud musim ini. 14 gol dilesakkan Pato dari 22 penampilan. Assistsnya untuk AC Milan juga tak terhitung. Meski penampilannya kerap menurun, tapi naluri mencetak golnya, sebagai predator di depan gawang lawan tetap terlihat saat dibutuhkan. Masa depannya di AC Milan memang diragukan, tapi tidak demikian dengan kualitasnya.

ROBINHO
robinho
Jumlah Penampilan: 32
Jumlah Gol: 12
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.52

Sempat dinilai akan berada di bawah bayang-bayang Ronaldinho, Robinho membalikkan semua perkiraan dan
mendepak rekannya di tim nasional Brasil itu dari AC Milan. Performa Robinho dan kontribusinya dinilai lebih baik dari Ronaldinho. Ia menjadi katalis sukses AC Milan dengan performa dan kontribusi krusial di momen-momen penting.

RONALDINHO
ronaldinho
Jumlah Penampilan: 11
Jumlah Gol: 0
Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.55
Ia mungkin sudah pergi, tapi tak boleh dilupakan karena kontribusinya di awal musim sangat penting untuk bisa mengantar AC Milan bisa sukses seperti ini. Sebelum kebangkitan Robinho, Ronaldinho adalah andalan di sektor depan. Ia memang tak mencetak gol, tapi assists dan pergerakannya membuatnya disegani pemain belakang lawan. Namun performa yang labil di pihak Ronaldinho dan meningkatnya kontribusi Robinho membuatnya tergusur. Tetap, Ronaldinho memiliki perannya sendir di tim.

Lainnya:

Giacomo Beretta
Jumlah Penampilan: 1, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.00

Marco Borriello
Jumlah Penampilan: 1, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 5.00

Filippo Inzaghi
Jumlah Penampilan: 5, Jumlah Gol: 2, Rapor Rata-Rata GOAL.com: 6.50

Nnamdi Oduamadi
Jumlah Penampilan: 1, Jumlah Gol: 0, Rapor Rata-Rata GOAL.com: tidak tersedia

Apresiasi tertinggi buat para punggawa AC Milan yang telah meraih gelar scudetto ke-18 menyamai saudara mudanya, Inter Milan. Bisa dipastikan, hari-hari ini kota Milan sedang membara dengan warna kebanggaan AC Milan. Forza Milan, Milan Campione…
milan campioni