Dengan wajah sumringah sambil senyum-senyum, kang Bruddin datang membawa dua kantong plastik berisi bebek goreng yang baru dibelinya dari pasar. Ia bermaksud mengajak temannya untuk makan bersama sambil berbincang-bincang.
Tono : Wah enak nih, tumben kamu bawa bebek goreng, Brud! Kamu tau aja selera teman.
Bruddin : Tunggu dulu coy! Sebelum makan, ada baiknya kamu mengetahui sedikit fakta menarik tentang bebek goreng…
Tono : Apaan tuh?
Bruddin : Menurutmu, bagian mana dari bebek goreng yang paling enak?
Tono : Hmmm… Pahanya.
Bruddin : Salah!
Tono : Sayapnya…
Bruddin : Salah juga!
Tono : Kalau begitu, pasti bumbunya…!
Bruddin : Masih salah!
Tono : Terus, apanya?
Bruddin : Yang bener, ya huruf B-nya.
Tono : Lho, kok???
Bruddin : Iya. Coba kalau kata “bebek goreng” huruf B-nya diilangin, pasti gak enak ‘kan?
Tono : #*$+?!

Misykat