(Yang Lelah jiwanya)

Malam belum purnama
Pagipun tak kunjung bersurya
Cahaya nebula hilang serta
Pijar tiada

Ahh…
Kumbang kecil ini,
Menari kecil menghibur hati
Terjerembab dalam kubangan tanpa nama

Senja lalu…
Diantara kerumun angsa timur
kutitipkan serpihan nafas
Berharap bertamu dalam ruang hati
Tinggal asa…

Kini, dimalam ini…
Diantara celah dedaun cemara hijau
kutelisik bias cahaya
‘tuk memetik setangkai pelita
Bersinar dalam harmoni hana

Pernah kucoba memintal
putik yang berhamburan
Walau sang bayu berhembus nakal
kembali memudarkan

Berjalan limpung dalam tanya
Lilin kecilku tergerak mencari cahaya
Raut halus selalu menyelimuti
Akankah tersampai?

Yaa Rahman…
kepada siapa jika bukan Kau
Tanyaku terjawab?

Wahai Sang Penilai hati
lihatlah hambamu ini!
Nyaris tak mampu lagi
bertumpu diatas dua kaki
Menantikan kasih hidup ini

Tanya ini telah lama tertanda
Tuntun kumbang sudra ini dalam sabar
Menanti pelukan sang mawar