Belum habis lelahku setelah melakukan perjalanan dari Nabire Papua ke Kediri Jawa Timur, tangan ini terasa tertarik untuk kembali bertarung melawan keyboard lagi.

Oh,ya…!!! Selama periode september ini, saya vakum menulis. Bulan puasa kemarin saya diminta untuk mudik ke kempumg halaman saya, Nabire Papua. Hampir tak ada waktu untuk saya memposting tulisan saya.

Alhamdulillah…!!! Rasa rindu ingin menulis terobati dengan banyaknya kegiatan selama puasa di papua. Mulai dari tadarrus bersama hingga diminta untuk mengisi KULTUM. Bahkan tak jarang dari jama’ah mengajukan pertanyaan perihal agama. Memang nasib lagi untung, pertanyaan yang mereka ajukan relatif bisa untuk saya jawab. Meski begitu saya khawatir jika nantinya setelah saya menyelesaikan belajar saya di PP.AlFalah Ploso Kediri, akan semakin banyak persoalan2 baru yang mungkin tak ada di kitab yang pernah saya pelajari. Oleh karena itu saya bertekad akan lebih mempersiapkan diri sebelum saya benar2 terjun ke masyarakat.

Ada pengalaman baru yang aku alami di Papua, yakni ditunjuk menjadi khatib dalam sholat jum’at. Padahal saya belum pernah mempraktekkannya bahkan untuk belajar sekalipun. Untung abah saya mengajari tata cara khutbah jum’at pada saya. Khutbahnya memakai bahasa arab, dan setelah sholat jum’at usai saya diminta untuk mengartikan sekaligus menjelaskan isi dari khotbah yang saya baca. Ehhhmmm… Untung bahasa arabnya memakai kosakata yang sering saya temui. So, Thanks to Allah atas taufiq dan hidayahnya pada saya khususnya dan kita semuanya.

Selamat menulis lagi…!!!