Tulisan saya ini adalah kutipan-kutipan ucapan teman-teman, saudara, dan orang yang sengaja saya ingat dan saya catat dalam secarik kertas kecil. Perlu pembaca ketahui ketika mendapatkan sebuah wejangan atau petuah dari siapa saja yang jika menurut saya patut untuk dijadikan sebagai bahan intropeksi dan refleksi diri, tak jarang akan saya tulis di sebuah kertas atau apa saja.

Berikut adalah kumpulan kata-kata mutiara yang berhasil saya kumpulkan:

* Jika merasa sulit memberi manfaat kepada orang lain, cukuplah dengan berusaha tidak menyusahkannya.

* Hati yang patah bukan alasan untuk berjalan dengan goyah, namun merupakan cambuk agar langkah tak lagi salah.

* Apapun yang tidak kita inginkan dilakukan orang lain kepada kita, jangan sekali-kali melakukannya padanya.

* Rahasia semakin tak terjaga jika semakin banyak yang turut menjaga.

* Jangan memandang kecilnya kesalahan, namun pandang siapa yang didurhakai.

* Berterimakasihlah pada orang yang telah menipu kita, karenanya kita dapat mengasah dan menambah kecerdasan kita.

* Agama tanpa moral takkan mempunyai bumi tempat berpijak. Moral tanpa agama akan kehilangan langit luas untuk bernafas.

* Orang yang tak mau mengampuni kesalahan orang lain, dia telah merontokkan jembatan yang seharusnya dilalui. Sementara orang yang enggan mengakui kesalahannya, dia telah memperlebar jurang yang jembatannya telah rontok.

* Bersyukurlah jika telah ada musuh yang mengalahkan kita, dengan lantarannya kita dapat mengetahui kelemahan dan kekurangan dalam diri.

* Ketika menerima hal-hal yang getir, sebenarnya merupakan awal pergulatan diri menuju sesuatu yang manis.

* Jika mendaki naik, suatu saat harus berani turun, bahkan jatuh.

* Tidak soal berapa lama kita hidup, tapi bagaimana kita hidup.

* Mengalah bukan berarti kalah, sementara untuk menjadi seorang pemenang tak harus menundukkan.

* Permulaan bukan semata-mata monopoli bayi, kitapun tak perlu malu memulai suatu untuk yang terbaik.

* Kita baru akan tahu betapa terkasih seseorang saat dia tak berada di sisi.

* Pikiran manusia bagai sungai yang mengalir, akan menjadi banjir liar jika tak dikendalikan.

* Siang malam, pagi sore, hari ini, kemarin, dan esok bergantian secara teratur. Begitulah alam mengajari kita untuk hidup teratur.

* Manusia akan merasa takut kehilangan setelah tak berhasil melakukan pemaksaan terhadap alam bahkan terhadap Tuhan. Sementara, apakah itu hak mereka?

* Yang mati bukan orang yang sudah berada dalam kubur, tapi juga orang yang berjalan dengan semangat terkubur.

* Dengan ilmu semua menjadi mudah, dengan seni hidup semakin indah, dengan agama kita semakin terarah.

* Sentuhan orang lain pada kulitmu pasti berbeda dengan sentuhan tanganmu sendiri terhadap kulitmu. Karena itu kuasailah semua urusanmu.