coba kau katakan!
kemana aku memandang
bila larut tiba, wajahmu terbayang
kerinduan ini semakin dalam

gemercik air kolam pun tak dapat mengusik
hujaman angin dingin takkan terasa
gadis-gadis kecil menjajakan cincin
tak mampu mengusir kau yang manis

bila saja kau ada di sisi
bersama arungi danau biru
bila malam,
mata enggan terpejam
berbincang tentang bulan merah

aku yang tertidur dan tengah bermimpi
langit-langit kamar jadi penuh gambar wajahmu

kapan lagi kita akan bertemu
meski hanya sekilas kau tersenyum
kapan lagi kita nyanyi bersama
tatapanmu membasuh luka

andai bintang sudi mendengar
kan kuteriakkan asmara ini
mengukir namamu di sela-sela aurora